Bagai Bulir padi yang tumpah ke bumi
Bak ratapan langit akan keserakahan insani
Yang telah hilang sifat manusiawi.
Berisik gemericik dalam pekatnya mendung
Iringi alam yang bersenandung
Yang kian tak terbendung.
Kadang ia dinanti
Tak jarang pula dicaci
Demi tugas yang dibebani.
Oh, Tuhan maafkanlah kami
Yang berlumuran iri dan dengki
Berkeluh kesah tanpa henti.
Berikanlah hati nurani
Agar kembali fitri
Seperti “HUJAN” di fajar pagi.
By: Me ( It’s me Ian )
